Slide

Jumat, 02 Mei 2014

Ditemukan Harta Karun Emas Batangan Bergambar Ir. Soekarno ?

Rasanya berita penemuan ini sangat berkaitan dengan ratusan Ton Emas milik Ir. Soekarno. Ya, mungkin saja ini adalah sebagian kecil dari ratusan, bahkan Ribuan Ton, atau mungkin puluhan ribu ton Emas milik Ir. Soekarno. Emas yang mana?, baca yang ini → http://goo.gl/bldttX. Dan ini berita yang berhasil saya kutip.



' Harta karun' berupa 28 logam batangan mirip emas dimiliki Pujo Wiyono (75) warga Pepen Giripeni Wates. Logam batangan tersebut ditemukan anak Pujo, Sukasman (35) di Pantai Glagah Temon beberapa waktu lalu. Diduga logam batangan yang ditemukan dalam sebuah peti besi tersebut berasal dari zaman Orde Lama, karena di permukaannya tercetak relief Ir Soekarno, Presiden RI pertama.



Kini barang temuan yang berada di dalam peti besi berukuran 25x40x15 cm itu masih rapi tersimpan di rumahnya. Rencananya akan diserahkan kepada Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) dalam waktu dekat.

Pujo mengungkapkan, logam batangan mirip emas itu ditemukan anaknya, Sukasman saat berwisata di pantai Glagah Temon pada lebaran 2013. Benda tersebut tertimbun tebing pasir pantai. "Ketika digali ternyata terdapat sebuah peti besi bergambar ukiran ular naga. Akhirnya peti yang cukup berat ini dibawa pulang. Begitu dibuka isinya 28 logam batangan seperti emas, satu logam berukuran 10x5x2 cm. Logam batangan ini berada di atas tatanan sembilan batu bata merah di dalam peti besi," ujar Pujo kepada wartawan, Kamis (13/02/2014).


Peti yang berisi batangan mirip emas di atas batu bata

Pujo tidak tahu apakah logam batangan itu merupakan emas batangan murni atau hanya logam biasa. Setiap batang logam ada relief bergambar Presiden Ir Soekarno. Adapula gambar angka tahun 1945, burung garuda, serta padi dan kapas. Sedang di bagian lainnya tertulis LM yang mungkin maksudnya Logam Mulia.  

"Saya belum mengecek ke toko emas. Selain logam batangan, di dalam peti juga terdapat batubata. Namun bila dilihat jenis batubatanya yang kecil diduga dicetak belum lama, karena batubata zaman dulu biasanya berukuran besar dan tebal," katanya.

Tokoh masyarakat Giripeni, Sri Widodo, mengaku tidak berani memastikan logam batangan tersebut merupakan emas. "Karena untuk membuktikan emas murni atau tidak, harus dibuktikan di toko emas atau pegadaian yang mempunyai alat untuk mendeteksi. Barang tersebut diduga berbau mistis, sebab  ditemukan di dekat lokasi yang biasa dipakai upacara Labuhan Pakualaman di Glagah, dan kemungkinan merupakan peninggalan zaman dulu," ujar Widodo.

Tapi kalau dari saya satu catatan saja, "Jangan diserahkan begitu saja pada pemerintah". masih ada cara lain dari pada harus diserahkan pada pemerintah, misalnya bisa saja Pak Pujo menjualnya pada Museum, atau ju Pak Pujo ikhlas bisa di Museum-kan saja.

Bagaimana reaksi atau, ekspresi anda setelah membaca berita ini dan thread Kaskus tadi? Saya merasa badan saya merinding. Sampai disini dulu beritanya, Terimakasih...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar